Berita Informasi Otomotif Terbaru

DPR Setujui Pemanfaatan SAL Rp 85,6 Triliun: Strategi Fiskal Hadapi Defisit APBN 2025

DPR Setujui Pemanfaatan SAL Rp 85,6 Triliun: Strategi Fiskal Hadapi Defisit APBN 2025 – Dalam upaya menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah tekanan global, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI resmi menyetujui pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 85,6 triliun. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada awal Juli 2025, sebagai respons terhadap proyeksi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.

Apa Itu SAL dan Mengapa Penting?

Saldo Anggaran Lebih (SAL) merupakan dana sisa dari pelaksanaan APBN tahun-tahun sebelumnya yang belum digunakan. SAL bersifat fleksibel dan dapat dimanfaatkan untuk:

Dengan total SAL tahun 2024 mencapai Rp 457,5 triliun, pemerintah memilih untuk menggunakan sebagian, yakni Rp 85,6 triliun, guna menambal kekurangan anggaran tahun berjalan.

Latar Belakang Persetujuan Banggar

Dalam rapat kerja yang membahas realisasi semester I dan prognosis semester II APBN 2025, Banggar DPR menyetujui penggunaan SAL sebagai bagian dari strategi pembiayaan. Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menyatakan bahwa tidak ada penolakan dari fraksi maupun pemerintah terhadap kesimpulan tersebut.

Wakil Ketua Banggar, Wihadi Wiyanto, menambahkan bahwa pembiayaan anggaran hingga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp 662 triliun, naik dari proyeksi awal sebesar Rp 616,2 triliun. Pemanfaatan SAL diharapkan dapat:

Proyeksi Defisit APBN 2025

Defisit APBN 2025 diperkirakan melebar menjadi 2,78% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar Rp 662 triliun, lebih tinggi dari target awal sebesar 2,53% atau Rp 616,2 triliun. Penyebab utama pelebaran defisit antara lain:

Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi atas persetujuan Banggar DPR. Ia menegaskan bahwa penggunaan SAL merupakan langkah counter-cyclical yang diperlukan untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional.

“Kami berterima kasih Badan Anggaran telah membahas dan menyetujui outlook defisit anggaran tahun 2025 sebesar 2,78 persen dari PDB,” ujar Sri Mulyani.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara belanja pusat dan daerah, agar efektivitas pengelolaan anggaran dapat ditingkatkan secara menyeluruh.

Outlook Penerimaan dan Belanja Negara

Penerimaan Negara:

Belanja Negara:

Dampak Positif Pemanfaatan SAL

Penggunaan SAL sebesar Rp 85,6 triliun diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap:

1. Stabilitas Fiskal

2. Efisiensi Pembiayaan

3. Kepercayaan Investor dan Lembaga Pemeringkat

Tantangan dan Antisipasi

Meski pemanfaatan SAL telah disetujui, pemerintah tetap menghadapi tantangan:

Sri Mulyani menegaskan bahwa kementeriannya akan terus memantau perkembangan belanja dan pendapatan negara, serta menyesuaikan strategi fiskal sesuai kebutuhan.

Penutup: SAL sebagai Instrumen Strategis

Persetujuan Banggar DPR atas pemanfaatan SAL sebesar Rp 85,6 triliun menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas fiskal Indonesia. Di tengah tantangan global dan proyeksi defisit yang melebar, penggunaan dana sisa anggaran menjadi solusi efisien dan prudent.

Dengan sinergi antara pemerintah dan legislatif, serta pengawasan yang ketat terhadap realisasi anggaran spaceman slot, Indonesia diharapkan mampu menjaga daya tahan ekonomi dan melanjutkan program pembangunan prioritas secara berkelanjutan.

Exit mobile version